Only IF.. In My Mind

Pejuang Commuter Line

Yuhuuu…
Semenjak berkantor di daerah scbd dan sudirman, Gw mulai akrab dengan kereta sebagai alat transportasi. Dulu si jaman kuliah, naik kereta sesekali aja ke depok. Karena memang jarak ke stasiun dari rumah lebih jauh plus ada angkot depan rumah yang bisa nyambung ke depok…

Tapi sejak kerja inilah, mulai deh ngelirik kereta. Secara rumah ke kantor lebih dari 100km kalau PP, plus macet yang kadang ga bisa di prediksi dan akhirnya bikin stress. Sekarang jadi paham banget sih, kenapa banyak orang bilang stress dijalan… Guess, i become one of the member now 😔
Cerita soal kereta aka commuter line, beberapa hari ini gw naik kereta ke kantor. And guess what…. Sepiiii bangetttt ni kereta… Iya sih, memang semua orang belum balik dari mudik dan masih pada menikmati liburan (iriiii 😭)
Jadi di salah satu stasiun, gw masuk ke gerbong khusus wanita. Yang mana, sejujurnya ini gerbong yang gw hindari. Soalnya gerbong wanita ini perjuangannya dahsyat sekali pas ramai. Dorong-dorongan, desek2an dan rebutan tempat duduk itu udah ga pandang bulu deh. Aslik… Kalah berburu ZARA discount-an 😂. Tapiiiii beberapa hari ini… Gerbong khusus perempuan ini, asliiiii kosonggg…
Pertama kali naik sampe bengong dan mikir, apa gw salah naik kereta ya? Kok sepi amet 😂

Dan perjalanan ke kantor pun jauh lebih cepat. Karena kereta ga penuh, jadi dia bisa lebih ngebut….

Andaikan setiap hari kondisi kereta begini ya 🙏🏻
#SalamPejuangCommuterLine 😊

sepi banget ya gerbong keretanya 😅

Advertisements

2 thoughts on “Pejuang Commuter Line

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s